• Selasa, 27 September 2022

Rest Area Heritage KM 206B Brebes Dapat Apresiasi Menkop UKM dan Gubernur Jateng

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 10:10 WIB
Menteri Koperasi dan UKM teten Masduki saat di Rest Area Heritage  Banjaratma Brebes
Menteri Koperasi dan UKM teten Masduki saat di Rest Area Heritage Banjaratma Brebes
 
SABAKOTA.ID BREBES - Sekitar 90 persen lebih ruang di Rest Area Heritage Banjaratma, KM 260, Kabupaten Brebes, telah diisi oleh gerai produk UKM. Setidaknya ada sekitar 158 UKM yang memamerkan dan menjual produknya di rest area tersebut.
 
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan persentase tersebut cukup bagus, karena produk UKM benar-benar mendapatkan tempat untuk promosi dan berjualan.
 
Meski demikian ia melihat masih banyak yang harus ditingkatkan oleh pengelola dan pelaku UMKM, agar semakin menarik para pengunjung untuk membeli produk.
 
“Menurut saya itu bagus. Khusus di Rest Area ini sudah 90 persen lebih diberikan ruang. Tentu saja kita mesti mendampingi, mengurasi, hingga tampilan-tampilan yang ada di situ jauh lebih baik. Ya kualitasnya, cara menampilkan, dan harganya. Betul-betul perlu didampingi,” kata Ganjar.
 
 
Hal itu disampaikan Ganjar seusai meresmikan Sentral Batik Indonesia dan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman Menteri Koperasi dan UKM, Menteri BUMN, Menteri PUPR, dan Menteri Perhubungan, di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Brebes, Jumat (15/7/2022).
 
Selama berkeliling di lokasi, Ganjar masih melihat banyak ruang yang bisa ditingkatkan. Misalnya area Sentral Batik Indonesia yang menempati ruang khusus di bagian atas.
 
Secara garis besar Ganjar menilai sudah bagus, tetapi kualitas produk harus benar-benar disesuaikan dengan target atau market pembeli. Begitu juga dengan beberapa warung makan dengan tampilan menu yang biasa saja.
 
“Kalau tadi saya melihat sih sudah bagus ya. Hanya di atas tadi yang space untuk batik itu mestinya premium, tetapi kualitasnya tidak semua premium. Bahkan kualitas premium seperti batik sutra dengan harga di atas Rp2 juta, cara menaruhnya cuma dilipat di bawah. Jadi orang tidak tahu karena yang berharga mahal itu tidak ditampilkan dengan baik,” ungkapnya.
 
 
Menurut Ganjar, di situlah peran pemerintah daerah untuk mendampingi setelah empat Kementerian, seperti BUMN, Koperasi dan UKM, PUPR, dan Perhubungan, menandatangani komitmen bersama untuk mendorong UKM lebih maju.
 
“Tugas pemerintah daerah sekarang mendampingi UKM. Produknya dikurasi, kualitas bagus, lalu taruh di situ,” jelas gubernur.
 
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma Brebes merupakan salah satu tempat istirahat yang paling keren. Selain bangunannya yang menarik, di dalamnya terdapat 158 UMKM yang memamerkan dan menjual produknya di sana.
 
“Ini rest area paling keren. Ada 158 UKM yang menjual produknya di sini. Hampir 100 persen rest area ini isinya UKM,” katanya.
 
Teten menjelaskan upaya pemerintah dalam mendukung UKM salah satunya adalah pembenahan ekosistem, termasuk memberikan ruang usaha bagi UKM. Minimal setiap infratruktur publik memiliki 30 persen ruang bagi UKM.
 
“Sekarang ini bagi pengelola mal atau rest area tidak usah ragu, meskipun 100 persen UMKM seperti di Sarinah maupun M Bloc bisa menarik pengunjung yang cukup besar, dan bisa mengalahkan produk-produk branded. UKM itu justru sekarang menjadi penarik pengunjung yang luar biasa. Sarinah itu bisa 41 ribu (orang pengunjung) per hari sementara mal hanya 11 ribu (orang pengunjung) per hari. Produk UKM sangat menjual, sangat dicari,” tandasnya.**

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Terkini

Dampak Kenaikan Suku Bunga, Pasar Global Anjlok Drastis

Minggu, 25 September 2022 | 07:57 WIB

Erick dan Teten Luncurkan Solar untuk Nelayan

Minggu, 18 September 2022 | 07:34 WIB

Khofifah Bangga Jatim Ekspor Sepatu Olahraga ke China

Minggu, 28 Agustus 2022 | 09:21 WIB
X