• Minggu, 27 November 2022

Harga Emas Kembali Menguat 30,5 Dolar AS

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 07:08 WIB
Ilustrasi emas
Ilustrasi emas

SABAKOTA.ID JAKARTA - Fluktuasi harga emas terjadi dalam beberapa hari terakhir ini. Harga emas naik tajam pada akhir perdagangan Kamis (Jumat, 5/8/2022, pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya.

Fluktuasi itu dipicu oleh dolar AS yang lebih lemah karena para pelaku pasar menunggu laporan pekerjaan AS untuk petunjuk arah lintasan kebijakan Federal Reserve (The Fed) selanjutnya.

Dilaporkan bahwa kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 30,5 dolar AS atau 1,72 persen menjadi ditutup pada 1.806,90 dolar AS per ounce, kembali bertengger di atas level psikologis 1.800 dolar AS setelah beberapa hari tersandung penguatan dolar.

Baca Juga: Pengembangan Ekonomi Syariah ButuhStrategi dan Inovasi

Sementara itu, harga emas berjangka tergelincir 13,30 dolar AS atau 0,74 persen menjadi 1.776,40 dolar AS pada Rabu (3/8/2022), setelah terdongkrak 2,0 dolar AS atau 0,11 persen menjadi 1.789,70 dolar AS pada Selasa (3/8/2022), dan menguat 5,9 dolar AS atau 0,33 persen menjadi 1.787,70 dolar AS pada Senin (1/8/2022).

Saat ini, harga emas berakhir pada penutupan tertinggi sejak 30 Juni, naik di atas angka kunci 1.800 dolar AS, karena investor fokus pada kemungkinan ekonomi AS tergelincir ke dalam resesi, kata analis pasar.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (4/8/2022) bahwa klaim pengangguran awal AS meningkat 6.000 menjadi 260.000 dalam pekan yang berakhir 30 Juli. Pekan yang berakhir pada 23 Juli melihat peningkatan permintaan yang berkelanjutan untuk tunjangan negara menjadi 1,42 juta, angka tertinggi sejak awal April.

Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Resmi Naik Per 3 Agustus 2022, Berikut Daftar Harganya

Investor juga mempertimbangkan kemungkinan mundurnya pasar tenaga kerja yang kuat, menurut analis pasar, terutama karena Federal Reserve meningkatkan perjuangannya melawan inflasi pada level tertinggi empat dekade.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 22,8 sen atau 1,15 persen, menjadi ditutup pada 20,122 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 36,4 dolar AS atau 4,1 persen, menjadi ditutup pada 924,90 dolar AS per ounce. **

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Tiongkok Akan Impor 1 Juta Ton CPO dari Indonesia

Sabtu, 12 November 2022 | 05:39 WIB

Harga Emas Melemah, Dolar AS Menguat

Selasa, 1 November 2022 | 07:46 WIB

Pasangan Belum Nikah Cek In di Hotel Bakal Kena Pidana

Minggu, 23 Oktober 2022 | 08:56 WIB

Rumah Mocaf Banjarnegara Ekspor Tepung Mocaf ke Turki

Selasa, 18 Oktober 2022 | 07:42 WIB

Dampak Kenaikan Suku Bunga, Pasar Global Anjlok Drastis

Minggu, 25 September 2022 | 07:57 WIB
X