• Selasa, 27 September 2022

Awas, Pertalite dan Solar Bakal Naik. Tanda-tanda Resesi Ekonomi?

- Senin, 22 Agustus 2022 | 07:12 WIB
Ilustrasi distribusi BBM di SPBU
Ilustrasi distribusi BBM di SPBU

SABAKOTA.ID JAKARTA - Isu kenaikan harga pertalite menjadi perbincangan hangat publik. Publik pun bertanya-tanya, kapan pertalite naik? Bahkan publik juga kawatir, jangan-jangan ini tanda-tanda resesi ekonomi Indonesia

Sebelumnya dikabarkan bahwa Pemerintah melalui Pertamina berencana akan mengumumkan perihal kenaikan harga BBM bersubsidi. namun kabar itu tidak disampaikan dengan tegas.  Pemerintah terkesan malu-malu untuk menyampaikan kejelasan itu.

Sementara itu, ramai perbincangan publik soal kenaikan harga pertalite.  BBM bersubsidi itu akan mengalami kenaikan Rp2.350/liter sehingga harganya menjadi Rp10.000/liter. Saat ini harga Pertalite Rp 7.650 sesuai yang ditentukan pemerintah. 

Mengenai kabar yang beredar tersebut, pihak Pertamina yang diwakilkan oleh Patra Niaga Irto Ginting selaku Corporate Secretary Pertamina menyampaikan, mengenai naiknya harga BBM bersubsidi ini adalah wewenang pemerintah. 

"Penentuan harga merupakan kewenangan pemerintah. Sementara kami masih menunggu arahan dari pemerintah," tuturnya.

Baca Juga: Terkait Dugaan Bocornya 26 Juta Data Pelanggan Indihome, Telkom Akhirnya Buka Suara.Begini Klarifikasinya

Kabar mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi ini beredar usai Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa kemungkinan besar Presiden Jokowi akan mengumumkan harga BBM bersubsidi naik. 

Luhut menambahkan bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi pertalite dan solar akan naik pada pekan depan. Ia meminta agar masyarakat bersiap-siap jika pemerintah meresmikan kenaikan harga BBM subsidi.

Luhut juga menyebutkan bahwa subsidi BBM yang telah mencapai Rp502 triliun ini membebani APBN.

"Mungkin minggu depan presiden akan mengumumkan mengenai apa dan bagaimana kenaikan harga ini. Jadi presiden sudah mengindikasikan tidak mungkin kita pertahankan demikian karena harga BBM kita termurah sekawasan dan itu beban untuk APBN," tutur Luhut saat Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Jumat (19/8/2022).

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak Kenaikan Suku Bunga, Pasar Global Anjlok Drastis

Minggu, 25 September 2022 | 07:57 WIB

Erick dan Teten Luncurkan Solar untuk Nelayan

Minggu, 18 September 2022 | 07:34 WIB

Khofifah Bangga Jatim Ekspor Sepatu Olahraga ke China

Minggu, 28 Agustus 2022 | 09:21 WIB
X