• Selasa, 27 September 2022

Mensos Risma: BLT BBM Siap Didistribusikan ke 18,4 Juta KPM

- Minggu, 4 September 2022 | 08:54 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini
Menteri Sosial Tri Rismaharini

SABAKOTA.ID JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan sudah ada sebanyak 18.486.756 dari target 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang siap menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Sementara masih ada sebanyak 313.244 KPM yang sedang diverifikasi kembali.

"Dari rencana 20,65 juta KPM sudah siap salur di PT POS sebanyak 18.486.756, sisanya sedang proses cleansing (pembersihan data). Karena kita umumkan hari ini, satu jam atau beberapa menit kemudian ada yang meninggal. Jadi perlu cleansing masih ada 313.244 KPM di PT Pos yang akan kita cleansing bersama," kata Tri Rismaharini atau Risma saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (3/9/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Pertamina Siap Pasokan BBM Pasca Kenaikan Harga

Risma menerangkan Bansos ini diberikan sebesar Rp 150.000 untuk 4 bulan, yang akan didistribusikan sebanyak dua tahap, yaitu sebesar Rp 300.000 per satu tahap. Tahap pertama akan diberikan pada bulan September dan tahap kedua diberikan pada Desember 2022.

Untuk mengantisipasi warga yang tidak masuk dalam daftar penerima BLT BBM tersebut, Risma telah menyediakan program usul sanggah melalui situs Kemensos. Nantinya, warga bisa mengusulkan dirinya untuk mendapatkan BLT BBM.

"Untuk mengantisipasi, warga bisa mengusulkan dirinya sendiri dalam program usul sanggah. Warga bisa mengusulkan dirinya dalam program usul sanggah itu. Kami akan cek di lapangan antara daerah dengan pendamping kami. Kami punya pendamping 70.000 di seluruh Indonesia," ujar Risma.

Baca Juga: Jika Tidak Ada Peraturan Tegas, BBM Bersubsidi Tetap Akan Salah Sasaran

Kalau ada kejadian mendesak, Risma mengungkapkan Kementerian Sosial punya command center yang bisa ditelepon yaitu 021 171. Command center ini siaga 24 jam dan siap melayani kalau ada keluhan.

"Untuk mengatasi warga yang tidak mampu mengakses BLT karena fisiknya sakit atau tinggal di pegunungan, kita siapkan khusus, dengan PT Pos kita kerja sama dengan kepala suku, adat pemda dan tokoh agama, kami melakukan penerbangan khusus ke sana. Bagi warga sakit, disabel tidak perlu datang ke kantor pos, PT pos akan mengantar ke rumah. Tinggal telepon saja, gratis. Cek di usul sanggah atau telepon bisa dicek kenapa belum terima maka kami akan tindaklanjuti," papar Risma.

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Setpres RI

Tags

Terkini

Dampak Kenaikan Suku Bunga, Pasar Global Anjlok Drastis

Minggu, 25 September 2022 | 07:57 WIB

Erick dan Teten Luncurkan Solar untuk Nelayan

Minggu, 18 September 2022 | 07:34 WIB

Khofifah Bangga Jatim Ekspor Sepatu Olahraga ke China

Minggu, 28 Agustus 2022 | 09:21 WIB
X