• Selasa, 27 September 2022

Melemahnya Dolar AS Membuat Emas Lebih Menarik bagi Investor

- Kamis, 8 September 2022 | 08:55 WIB
Harga emas dunia terus naik
Harga emas dunia terus naik

SABAKOTA.ID JAKARTA - Perkembangan ekonomi dunia belum menunjukkan stabilitas.  Fluktuasi harga akibat pandemi dan perang nampaknya sangat berpengaruh kuat pada upaya pemulihan ekonomi seperti sediakala.

Kali ini, pasar dunia menjadi terkejut akibat kenaikan harga emas yang meningkat pada akhir perdagangan Rabu, 7/9/2022 (Kamis pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sesi sebelumnya/

Hal itu disebabkan adanya hubungan sebab akibat dimana makin melemahnya dolar AS membuat emas lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Baca Juga: Luhut : Pengurangan Subsidi BBM Membuat Ekonomi Indonesia Jadi Makin Kuat

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat 14,9 dolar AS atau 0,87 persen menjadi ditutup pada 1.727,80 dolar AS per ounce, setelah menyentuh posisi terendah sesi di 1.701,70 dolar AS per ounce.

Emas berjangka jatuh 9,70 dolar AS atau 0,56 persen menjadi 1.712,90 dolar AS pada Selasa (6/9), setelah melonjak 13,30 dolar AS atau 0,78 persen menjadi 1,722,60 dolar AS pada Jumat (2/9), dan terpangkas 16,90 dolar AS atau 0,98 persen menjadi 1.709,30 dolar AS pada Kamis (1/9).

Baca Juga: Mensos Risma: BLT BBM Siap Didistribusikan ke 18,4 Juta KPM

Sebgaimana telah diberitakan SABAKOTA.ID pada 5/8/2022 bahwa pada awal bulan Agustus 2022 juga terjadi dinamika harga.

Saat itu, harga emas berjangka tergelincir 13,30 dolar AS atau 0,74 persen menjadi 1.776,40 dolar AS pada Rabu (3/8/2022), setelah terdongkrak 2,0 dolar AS atau 0,11 persen menjadi 1.789,70 dolar AS pada Selasa (3/8/2022), dan menguat 5,9 dolar AS atau 0,33 persen menjadi 1.787,70 dolar AS pada Senin (1/8/2022).

Selanjutnya harga emas berakhir pada penutupan tertinggi sejak 30 Juni, naik di atas angka kunci 1.800 dolar AS, karena investor fokus pada kemungkinan ekonomi AS tergelincir ke dalam resesi, kata analis pasar.**

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dampak Kenaikan Suku Bunga, Pasar Global Anjlok Drastis

Minggu, 25 September 2022 | 07:57 WIB

Erick dan Teten Luncurkan Solar untuk Nelayan

Minggu, 18 September 2022 | 07:34 WIB

Khofifah Bangga Jatim Ekspor Sepatu Olahraga ke China

Minggu, 28 Agustus 2022 | 09:21 WIB
X