• Selasa, 31 Januari 2023

Emas Alami Kenaikan Harga Akibat Ekspektasi Pasar Atas Kebijakan Federal Reserve

- Selasa, 24 Januari 2023 | 07:09 WIB
Ilustrasi emas
Ilustrasi emas

SABAKOTA.ID JAKARTA - Adanya ekspektasi pasar yang menyebutkan Federal Reserve akan segera berhenti menaikkan suku bunganya, berpengaruh pada terjadinya kenaikan harga emas pada Selasa (24/1/2023) pagi WIB.

Dikabarkan bahwa kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, sedikit menguat 0,40 dolar AS atau 0,02 persen menjadi ditutup pada 1.928,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan mencapai level tertinggi sesi di 1.936,70 dolar AS dan terendah di 1.912,50 dolar AS.

Sementara itu, emas berjangka terdongkrak 4,30 dolar AS atau 0,22 persen menjadi 1.928,20 dolar AS pada Jumat (20/1/2023), setelah terangkat 16,90 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.923,90 dolar AS pada Kamis (19/1/2023), dan jatuh 2,90 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.907,00 dolar AS pada Rabu (18/1/2023).

Baca Juga: Pemerintah Optimis Ekspor Indonesia 2023 Meningkat Signifikan

Namun demikian, volume perdagangan di pasar logam mulia juga relatif lebih kecil di awal pekan ini, di tengah libur pasar di beberapa negara Asia, terutama China, untuk Tahun Baru Imlek. Pasar China akan ditutup untuk sisa minggu ini.

Emas tetap berada di level tertinggi sejak April 2022. Pasar memperkirakan bahwa meskipun Federal Reserve terus menaikkan suku bunganya dengan kecepatan yang melambat, bank sentral akan segera menghentikan kenaikan suku bunga karena tekanan inflasi terus berkurang.

Fokus minggu ini tepat pada data PDB kuartal keempat AS, yang akan dirilis pada Kamis (26/1/2023). Pertumbuhan diperkirakan melambat pada kuartal keempat dari kuartal ketiga, karena dampak kebijakan moneter yang lebih ketat mulai dirasakan oleh perekonomian.

Baca Juga: Menaker Ida Fauziyah : Perpu Cipta Kerja Berikan Perlindungan Tenaga Kerja dan Keberlangsungan Usaha

Sementara itu, Indeks Utama Ekonomi AS dari The Conference Board yang dirilis pada Senin (23/1/2023) mencatat penurunan 1,0 persen menjadi 110,5 pada Desember, menyusul penurunan 1,1 persen pada November, memberikan dukungan terhadap emas.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: ANTARA

Tags

Terkini

Presiden Bersyukur IHSG di Indonesia Tumbuh Positif

Selasa, 3 Januari 2023 | 07:23 WIB

Bapanas Usul Beras Komersil Bulog Dialihkan ke CBP

Jumat, 9 Desember 2022 | 06:35 WIB
X