• Senin, 23 Mei 2022

Diduga Jadi Otak Kerusuhan, Mantan Kepala Intelijen Kazakhstan Ditangkap

- Minggu, 9 Januari 2022 | 07:05 WIB
 Karim Massimov ditangkap karena diduga menjadi dalang kerusuhan di Kazakhstan./twitter.com/worldcna
Karim Massimov ditangkap karena diduga menjadi dalang kerusuhan di Kazakhstan./twitter.com/worldcna
 
SABAKOTA.ID - Pemerintah Kazakhstan resmi menangkap mantan kepala intelijen, Karim Massimov, Sabtu (8/1) atas dugaan pengkhianatan terhadap negara dan menjadi dalang di balik kerusuhan.
 
Karim Massimov sudah mendapat sorotan tajam semenjak kerusuhan di Kazakhstan pecah beberapa waktu lalu. Ia pun telah dipecat dari posisinya di Badan Intelijen Kazakhstan oleh Presiden Kassym-Jomart Tokayev.
 
Karim Massimov bukanlah satu-satunya tokoh penting yang diamankan pasukan keamanan Kazakhstan. Dalam rilis resminya, pasukan keamanan Kazakhstan juga memastikan telah menangkap beberapa sosok lainnya yang namanya tidak dipublikasikan.
 
 
Karim Massimov merupakan salah satu sosok penting dalam dunia politik Kazakhstan. Selain pernah menjadi Kepala Badan Intelijen, ia juga sempat dua kali memegang jabatan Perdana Menteri.
 
Ia dipercaya menjadi Perdana Menteri karena memiliki hubungan dekat dengan mantan Presiden Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev. Setelah Nazarbayev menyerahkan kursi presiden kepada Kassym-Jomart Tokayev, Kasim Massimov dipercaya menjadi Kepala Badan Intelijen.
 
 
Penangkapan Karim Massimov juga menjadi indikasi pasukan keamanan Kazakhstan kini sudah mulai memegang kontrol terhadap jalannya protes dan kerusuhan. Namun, Tokayev tetap memerintahkan pasukannya untuk menembak tanpa peringatan andai kerusuhan kembali memanas.
 
Kerusuhan di Kazakhstan sudah berjalan selama sepekan terakhir. Kenaikan harga BBM dan gas bumi ditengarai menjadi faktor utama kerusuhan tersebut.
 
 
Tengah pekan lalu, masa sempat dilaporkan berhasil memasuki wilayah Istana Kepresidenan Kazakhstan. Selain itu, masa juga sempat melumpuhkan kegiatan di kota terbesar Kazakhstan, Almaty.**
 

Editor: Otang Fharyana

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

X