• Senin, 23 Mei 2022

Putri Basmah, Pendukung Hak Perempuan dan Monarki Konstitusional Arab Saudi, Dibebaskan

- Minggu, 9 Januari 2022 | 07:35 WIB
Putri Basmah binti Saud yang ditahan selama 3  tahun akhirnya dibebaskan.* //AFP
Putri Basmah binti Saud yang ditahan selama 3 tahun akhirnya dibebaskan.* //AFP

SABAKOTA.ID  -   Perseteruan diantara keluarga penguasa suatu negara menjadi  sebuah tontonan menarik bagi publik seluruh dunia, terutama rakyatnya. Termasuk perseteruan itu terjadi diantara keluarga kerajaan Arab Saudi.

Dikabarkan, pihak berwenang Arab Saudi sudah membebaskan Putri Basmah binti Saud bin Abdulaziz Al Saud yang memerintah negara itu dari tahun 1953-64, setelah ditahan selama hampir 3 tahun karena tuduhan pelanggaran hukum di negara itu.

Putri Basmah awalnya ditangkap saat menunggu naik pesawat menuju  Swiss pada Maret 2019.

Baca Juga: Diduga Jadi Otak Kerusuhan, Mantan Kepala Intelijen Kazakhstan Ditangkap

Basmah binti Saud (57) dikenal sebagai seorang anggota keluarga kerajaan yang lama dipandang sebagai pendukung hak-hak perempuan dan monarki konstitusional.

"Basmah dan putrinya Suhoud telah sah dibebaskan," demikian pernyataan ALQST untuk Hak Asasi Manusia di Twitter, Jumat, 8 Januari 2022, seperti dikutip pikiran-rakyat.com, Minggu  (09/01).

Baca Juga: Awas, ! email yang Bertumpuk dapat Picu Pemanasan Global

Basmah dan putrinya sempat ditahan di penjara Al-Ha'ir dengan keamanan maksimum di dekat Riyadh. Saat itu, keduanya tidak secara resmi didakwa dengan kejahatan apa pun.

"Kedua wanita itu dibebaskan dari penjara sewenang-wenang, dan tiba di rumah mereka di Jeddah pada Kamis, 6 Januari 2022. Sang putri baik-baik saja tetapi akan mencari ahli medis. Dia tampak lelah tetapi dalam semangat yang baik, dan bersyukur bisa bersatu kembali dengan putra-putranya secara langsung," kata penasihat hukumnya Henri Estramant kepada Jerusalem Post, dikutip dari UPI.

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

X