• Sabtu, 22 Januari 2022

Pemerintah Afganistan Alami Krisis Keuangan. Bayar Gaji Pegawai Gunakan Gandum.

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:55 WIB
Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan. China mengirimkan bantuan untuk Afghanistan. /Reuters/Omar Sobhani
Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan. China mengirimkan bantuan untuk Afghanistan. /Reuters/Omar Sobhani

SABAKOTA.ID  – Perebutan kekuasaan di Afganistan masih menyisakan persoalan. Bukan hanya bagi rakyatnya yang masuk belengu politik Taliban. Namun juga permasalahan bagi pemerintah pasca hengkangnya Amerika dari negara itu.

Kini para pekerja di Afghanistan bahkan harus mendapatkan gaji dari Taliban bukanlah dengan uang, melainkan dengan gandum.

Gandum yang diberikan Taliban sebagai gaji pada para pekerja pun bukanlah hasil negaranya, melainkan hasil sumbangan dari negara lain.

Baca Juga: Presiden KSPI Said Iqbal: DPR Agar Keluarkan UU Cipta Kerja dari Program Legislasi Nasional.

Seperti dikutip pikiran-rakyat.com dari kantor berita internasional Reuters, Rabu (12/01), ada sekitar 40.000 pekerja di sektor publik yang mendapatkan bayaran menggunakan gandum.

Dalam 5 jam bekerja per hari, pekerja di Afghanistan dibayar dengan 10 kg gandum.

Hal tersebut dilakukan Taliban karena pemerintah Afghanistan sedang mengalami krisis keuangan yang buruk.

Baca Juga: Bareskrim Polri Lanjutkan Periksa Mafia Tanah di Kota Depok.

Skema pembayaran upah tersebut sedang disosialisasikan Taliban dengan mengusung program 'Makanan untuk Pekerja'. Sebagaian besar gandum didapat dari hasil sumbangan India.

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: Reuters, pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

X