• Sabtu, 22 Januari 2022

PM Inggris Minta Maaf Karena Hadiri Pesta Pada Saat Situasi Lockdown

- Rabu, 12 Januari 2022 | 23:21 WIB
 PM Inggris, Boris Johnson (kiri) Minta maaf setelah hadiri pesta ditengah situasi lockdown./twitter.com/borisjohnson
PM Inggris, Boris Johnson (kiri) Minta maaf setelah hadiri pesta ditengah situasi lockdown./twitter.com/borisjohnson
 
 
SABAKOTA.ID - PM Inggris, Boris Johnson, akhirnya buka suara mengenai kehadirannya di sebuah pesta pada Mei 2020 lalu. Kehadiran Johnson menjadi skandal karena pesta tersebut digelar di tengah-tengah kebijakan lockdown.
 
Pesta tersebut dilaksanakan di kediaman resmi PM Inggris di Downing Street no. 10. Terdapat sekitar 40 pegawai Downing Street yang menghadiri pesta itu.
 
Boris Johnson menyampaikan  permintaan maaf atas kehadirannya di pesta tersebut. Permintaan maaf ini disampaikan Johnson dihadapan anggota parlemen Inggris, Rabu (12/1).
 
 
"Di tengah situasi seperti itu, saya seharusnya mengirim para pegawai kembali ke dalam gedung. Saya seharusnya bisa mencari cara lain untuk mengucapkan terima kasih," jelas Johnson.
 
"Meski secara teknis pesta itu masih mengikuti pedoman, ada jutaan orang yang tidak melihatnya seperti itu. Ada banyak orang yang menderita dan tidak bisa menemui sosok terkasihnya selama masa lockdown,"kata Boris.
 
 
"Kepada mereka semua dan seluruh anggota dewan, dengan ini saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya," imbuh politisi berusia 57 tahun itu.
 
Boris Johnson mengaku hadir karena mengira pesta tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutinnya. Akan tetapi, alasan tersebut tidak serta merta diterima masyarakat serta tokoh-tokoh ternama di Inggris.
 
 
Sejumlah tokoh seperti Gary Lineker, komedian Nish Kumar serta presenter, Piss Morgan, ramai-ramai melempar kritik terkait permintaan maaf Boris Johnson.
 
Ketiganya menilai Boris Johnson tidak meminta maaf dengan tulus karena masih melakukan pembelaan diri.**
 
 

Editor: Otang Fharyana

Sumber: Metro

Tags

Terkini

X