• Senin, 23 Mei 2022

Pengadilan India Bebaskan Uskup Terdakwa Pemerkosa Biarawati Belasan Kali

- Senin, 17 Januari 2022 | 07:14 WIB
Uskup Franco Mulakkal (kedua dari kanan), yang dituduh memperkosa seorang biarawati, dikawal oleh polisi di luar kantor cabang kejahatan di pinggiran Kochi di negara bagian selatan Kerala, India, 21 September 2018. /Reuters/Sivaram V/File Photo/p[ikiran-rakyat.com
Uskup Franco Mulakkal (kedua dari kanan), yang dituduh memperkosa seorang biarawati, dikawal oleh polisi di luar kantor cabang kejahatan di pinggiran Kochi di negara bagian selatan Kerala, India, 21 September 2018. /Reuters/Sivaram V/File Photo/p[ikiran-rakyat.com

SABAKOTA.ID – Kasus-kasus perkosaan termasuk kasus hukum yang sering terjad di India. Namun demikian tidak semua kasus perkosaan yang masuk ke pengadilan mampu dibuktikan kebenarannya oleh jaksa.

Pada sebuah sidang pengadilan kasus perkosaan yang menimpa seorang biarawati dengan pelakunya seorang pastur, para pendukung kedua belah pihak bahkan ramai saling adu pendapat di luar gedung pengadilan.

Ini terjadi ketika pengadilan di India membebaskan seorang Uskup Katolik Roma atas tuduhan pemerkosaan terhadap seorang biarawati yang terjadi dalam rentang tahun 2014-2016. Biarawati itu mengaku diperkosa sebanyak 13 kali.

Baca Juga: Tonga Dihajar Tsunami Akibat Letusan Gunung Api Bawah Laut

Uskup bernama Franco Mulakkal (54) meninggalkan pengadilan dengan senyum dan disambut meriah pendukungnya pada Jumat, 14 Januari 2021.

"Jaksa gagal membuktikan semua tuduhan terhadap terdakwa," kata Gopakumar di pengadilan di kota Kottayam, Kerala di India selatan, demikian dikutip pikiran-rakyat.com dari The Independent, Minggu, 16 Januari 2022.

Baca Juga: BMKG Mencatat Terjadi 39 Kali Gempa Susulan di Kabupaten Pandeglang

Uskup itu ditangkap sejak September 2018 usai adanya pengakuan dari biarawati soal pemerkosaan.

Saat itu, biarawati itu mengatakan melapor pergi ke polisi setelah mengeluh berulang kali kepada otoritas gereja. Dia juga menulis surat terbuka sebanyak 4 kali kepada seorang perwakilan di ibukota India Delhi pada tahun 2018.

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

X