• Senin, 23 Mei 2022

Gegara Abu Vulkanik, Bantuan Selandia Baru tak Bisa Mendarat di Tonga

- Selasa, 18 Januari 2022 | 21:18 WIB
Abu vulkanik tunda kedatangan bantuan Selandia Baru ke Tonga. (Laviniah Tupou)
Abu vulkanik tunda kedatangan bantuan Selandia Baru ke Tonga. (Laviniah Tupou)
 
 
SABAKOTA.ID - Selandia Baru menjadi salah satu negara pertama yang mengirim bantuan kepada warga Tonga selepas tsunami beberapa waktu lalu. Akan tetapi, bantuan dari Selandia Baru tersendat karena tebalnya abu vulkanik.
 
Tsunami di Tonga dipicu meletusnya gunung berapi bawah laut yang sempat negara-negara pasifik mendapat peringatan tsunami.
 
Akan tetapi, tsunami ternyata hanya menghantam Tonga dan pemerintah setempat melaporkan tiga orang korban jiwa.
 
 
Meski gelombang air sudah tidak lagi menghantam pesisir Tonga, abu vulkanik akibat letusan gunung berapi tersebut masih mengganggu kegiatan warga setempat.
 
Pada Senin (17/1) lalu, ratusan relawan dilaporkan sempat berusaha membersihkan landasan bandara di ibu kota Tonga, Nuku'Alofa.
 
"Berbagai data yang kami dapat memberi indikasi abu vulkanis di landasan di Nuku'Alofa harus dibersihkan sebelum pesawat bisa mendarat," jelas Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Nanaia Mahuta.
 
 
Air bersih kini menjadi prioritas warga Tonga. Pasalnya, letusan gunung berapi mengotori stok air bersih di negara tersebut. Selain itu, pesawat Selandia Baru juga membawa peralatan mandi serta generator pembangkit listrik yang sangat dibutuhkan.
 
Selain mengirim bantuan via jalur udara, Selandia Baru juga mengirim sejumlah suplai dengan kapal. Akan tetapi, kapal yang dikirim Selandia Baru diprediksi bakal tiba dua hingga tiga hari ke depan.**
 
 

Editor: Otang Fharyana

Sumber: London Evening Standard

Tags

Terkini

X