• Minggu, 27 November 2022

Ardern Pastikan Selandia Baru Tak Buru-buru Berubah Jadi Republik

- Selasa, 13 September 2022 | 08:26 WIB
PM Selandia Baru Jacinda Ardern
PM Selandia Baru Jacinda Ardern

SABAKOTA.ID JAKARTA - Pasca meninggalnya pemimpin kerajaan Inggris Ratu Elizabeth II, nasib negara-negara yang tergabung dalam persemakmuran Inggris nampaknya akan banyak mengalami perubahan.

Ada beberapa negara anggota persemakmuran inggris yang ancang-ancang untuk lepas dari Inggris, namun ada pula yang tetap setia pada kerajaan inggris.

Salah satu yang masih setia dengan kerajaan inggris adalah Selandia Baru. Kesetiaan Selandia Baru disampaikan oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern, Senin (12/9/2022).

Ardern mengatakan pemerintahnya tidak akan melakukan langkah apa pun untuk mengubah Selandia Baru menjadi sebuah republik setelah meninggalnya Ratu Elizabeth II.

Baca Juga: Pemakaman Ratu Inggris Elizabeth II Tanggal 19 September 2022. Para Tokoh Dunia Akan Hadir

Dikatakan lebih lanjut bahwa Ardern pernah berpikir Selandia Baru pada akhirnya akan menjadi republik, dan mungkin ini akan terjadi semasa hidupnya, tetapi ternyata ada masalah-masalah lebih mendesak yang harus dilakukan pemerintahnya.

Pernyataan Ardern ini merupakan pertama kalinya ia berbicara mengenai perdebatan republik Selandia Baru setelah meninggalnya Elizabeth, dan mencerminkan pernyataan-pernyataan terdahulunya mengenai masalah ini.

Ardern juga sebelumnya menyatakan dukungan bagi negara itu untuk akhirnya menjadi sebuah republik.

Berdasarkan sistem yang berlaku sekarang ini, raja Inggris tetap menjadi kepala negara Selandia Baru, yang diwakili di negara itu oleh seorang gubernur jenderal. Peran gubernur jenderal sekarang ini dianggap lebih bersifat seremonial.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: VOA Indonesia

Tags

Terkini

Tragedi Malam Halloween di Seoul Tewaskan 151 Orang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:55 WIB

Bill Gates Dukung Transformasi Kesehatan di Indonesia

Minggu, 25 September 2022 | 07:03 WIB
X