• Minggu, 27 November 2022

Mengenal Westminster Hall, Jantung Bersejarah Inggris

- Jumat, 16 September 2022 | 06:21 WIB
Istana Westminster  yang menjadi tempat persemayaman  jenazah Ratu Elizabeth II
Istana Westminster yang menjadi tempat persemayaman jenazah Ratu Elizabeth II

SABAKOTA.ID - WESTMINSTER HALL, tempat peti jenazah Ratu Elizabeth II disemayamkan sampai pemakamannya pada Senin, 19 September, adalah bagian tertua dari gedung parlemen. Gedung yang memiliki peran sentral dalam sejarah Inggris itu merupakan saksi bisu perjalanan negara dengan monarki tertua di Eropa tersebut.

Sejumlah lembaga penting Inggris tumbuh dari aula tersebut, mulai dari abad ke-11. Dan kini gedung tersebut menjadi bagian dari Istana Westminster di London.

Westminster Hall adalah gedung pusat hukum dan administrasi Inggris yang telah berjalan selama berabad-abad. Gedung parlemen, pengadilan dan kantor-kantor pemerintah berkembang di dalam atau di sekitar bangunan bersejarah tersebut.

Pengadilan terhadap sejumlah tokoh seperti Raja Charles I, pemimpin kelompok Bubuk Mesiu Guy Fawkes, pemimpin kemerdekaan Skotlandia William Wallace dan martir reformasi Thomas More dilangsungkan di aula Westminster Hall.

Baca Juga: Pangeran Harry Dilarang Mengenakan Seragam Militer Saat Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II. Ada Apa ?

Konstruksi gedung berdinding batu setebal dua meter itu dimulai pada 1097 di bawah kekuasaan Raja William II, putra William Sang Penakluk, dan selesai dua tahun kemudian. Westminster Hall adalah aula terbesar di Inggris, dan bahkan mungkin juga di Eropa.

Bangunan itu memiliki luas berukuran 73 kali 20 meter. Bagian paling terkenal dari bangunan tersebut terletak pada atap balok palu, yang merupakan atap kayu terbesar di Eropa utara yang berasal dari abad pertengahan.

Terbuat dari balok kayu oak, dibuat pada 1393 oleh Raja Richard II dan dianggap sebagai sebuah mahakarya desain.

Aula tersebut selamat dari peristiwa kebakaran besar yang terjadi pada 1834, yang sebagian besar menghancurkan Istana Westminster. Westminster juga selama dari serangan bom langsung selama Perang Dunia II pada 1941.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: VOA Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragedi Malam Halloween di Seoul Tewaskan 151 Orang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:55 WIB

Bill Gates Dukung Transformasi Kesehatan di Indonesia

Minggu, 25 September 2022 | 07:03 WIB
X