• Minggu, 27 November 2022

Presiden Putin dan Presiden Jinping akan Bertemu di Uzbekistan

- Jumat, 16 September 2022 | 06:35 WIB
Presiden Putin dan Presiden Jinping
Presiden Putin dan Presiden Jinping

SABAKOTA.ID JAKARTA - Samarkand adalah kota di Uzbekistan yang pernah menghubungkan negara-negara Eropa Selatan dengan China melalui Jalur Sutra. Kota kuno ini menjadi ajang pertemuan yang sarat nuansa geopolitik.

Minggu ini, Samarkand menjadi tuan rumah KTT Organisasi Kerjasama Shanghai, di mana Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari China, Xi Jinping, akan bertemu untuk pertama kalinya sejak Rusia menginvasi Ukraina.

Rusia telah melirik ke China untuk membantunya dari sanksi internasional dan memperkuat hubungan. Tetapi, sejumlah analis menilai, hubungan mereka tidak setara. Pasalnya, menurut analis, China melihat Rusia sebagai mitra politik, bukan mitra ekonomi.

Alexey Malashenko dari Institut Penelitian Dialog Peradaban di Moskow menyampaikan pandangannya melalui Skype.

“Berapa volume perdagangan antara Rusia dan China? Bukankah China mitra terbaik Rusia? Hanya 143 miliar dolar!

Baca Juga: Mengenal Westminster Hall, Jantung Bersejarah Inggris

Bandingkan dengan volume perdagangan antara China dan Amerika. Mereka bermusuhan, tetapi nilai perdagangan mereka 700 miliar dolar.”

Rusia mungkin bukan mitra dagang terbesar China. Tetapi negara itu kini adalah mitra politik terbesar Rusia.

Setidaknya, itu menurut Kirill Babaev, Direktur Institut China dan Asia Modern. "Dalam hal urusan geopolitik, Rusia dan China memiliki pandangan yang sama tentang Barat dan kawasan Asia-Pasifik," ujarnya.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: VOA Indonesia

Tags

Terkini

Tragedi Malam Halloween di Seoul Tewaskan 151 Orang

Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:55 WIB

Bill Gates Dukung Transformasi Kesehatan di Indonesia

Minggu, 25 September 2022 | 07:03 WIB
X