• Sabtu, 22 Januari 2022

Presiden KSPI Said Iqbal: DPR Agar Keluarkan UU Cipta Kerja dari Program Legislasi Nasional.

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:31 WIB
Aksi buruh menolak RUU Cipta Kerja Omnibus Law /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar/
Aksi buruh menolak RUU Cipta Kerja Omnibus Law /Pikiran-rakyat.com/Armin Abdul Jabbar/

SABAKOTA.IDOmnibuslaw  UU Cipta Kerja yang sudah diundangkan namun sesuai putusan  Mahkamah Konstitusi masih harus disempurnakan, ternyata masih mengundang perdebatan bahkan penolakan dari serikat pekerja.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dengan tegas menyatakan menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja untuk dibahas kembali oleh DPR RI dan pemerintah.

"Dengan segala daya upaya, KSPI bersama serikat pekerja yang lain akan melakukan langkah-langkah untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang oleh Mahkamah Konstitusi dinyatakan inkonstitusional bersyarat," kata Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Januari 2022.

Baca Juga: Bareskrim Polri Lanjutkan Periksa Mafia Tanah di Kota Depok.

Iqbal mengatakan, pihaknya meminta agar DPR mengeluarkan UU Cipta Kerja dari program legislasi nasional.

"Karena dibahasnya kembali Omnibus Law UU Cipta Kerja hanya akan meimbulkan kegaduhan menjelang tahun politik," ucapnya.

Iqbal menegaskan, salah satu upaya menolak masuknya Omnibus Law UU Cipta Kerja di dalam Prolegnas 2022 akan melakukan aksi serentak pada tanggal 14 Januari 2022 yang dipusatkan di DPR RI.

Dia menglaim aksi ini akan diikuti 50 ribu buruh dan elemen masyarakat yang lain seperti petani, nelayan, mahasiwa, dengan melibatkan 4 konfederasi, 60 federasi, Jala PRT, Urban Poor Consortium, dan organisasi masyarakat lainnya.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Booster atau dosis Ketiga kepada Masyarakat Dimulai Rabu, 12 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

Kementerian Pertahanan luncurkan Logo Baru

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:34 WIB
X