• Senin, 23 Mei 2022

Meski RUU IKN Telah Disahkan, Ibu Kota Tidak Bisa Langsung Pindah ke Kalimantan

- Selasa, 18 Januari 2022 | 21:06 WIB
Proses pemindahan dan pembangunan IKN akan dimulai tahun ini dan selesai pada 2045. ( twitter.com/seruahnhl)
Proses pemindahan dan pembangunan IKN akan dimulai tahun ini dan selesai pada 2045. ( twitter.com/seruahnhl)
 
 

SABAKOTA.ID - Ketua Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (Pansus RUU IKN), Ahmad Doli Kurnia, bisa bernapas lega setelah RUU IKN resmi disahkan DPR RI. Akan tetapi, ia mengatakan proses pemindahan IKN tidak bisa dilaksanakan secara instan.

Dalam keterangan resminya, Ahmad Doli Kurnia mengatakan pemindahan IKN akan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan dimulai tahun ini dan akan berjalan hingga dua dekade ke depan.

"Di dalam undang-undang itu juga dijelaskan, pemindahan IKN bukan sekali jadi, tapi ini dilakukan secara bertahap dari 2022 hingga 2045," jelasnya.

Baca Juga: Telah Resmi Jadi UU, Proyek Pembangunan IKN Tidak akan Membebani APBN

"Artinya, peer kita masih banyak. Jadi, jangan bayangkan hari ini undang-undang  selesai, besok kita pindah," imbuh pria berumur 50 tahun itu.

Doli menegaskan bahwa UU IKN akan menjadi fondasi pemindahan ibu kota. Namun, ia memastikan proses pemindahan IKN kini sudah bisa dilaksanakan setelah DPR RI mengesahkan RUU IKN.

Baca Juga: Puan Maharani Akan Resmikan Penggunaan Pasar Legi Surakarta

"Kita sudah membuat fondasinya dulu untuk kita bergerak sampai menyelesaikan sampai IKN pindah dan menjadi pusat pemerataan pembangunan dan ekonomi," tuntasnya.

IKN baru Indonesia nantinya akan terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Beberapa waktu lalu, pemerintah memastikan IKN baru tersebut akan diberi nama Nusantara.

Baca Juga: RUU TPKS Disahkan Jadi Inisiatif DPR, Puan Minta Presiden Segera Kirim Surpres Kepada DPR RI

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: Youtube DPR RI

Tags

Terkini

Presiden Joko Widodo Kembali ke Tanah Air

Selasa, 17 Mei 2022 | 06:56 WIB
X