• Senin, 23 Mei 2022

Tanggapi Laporan Aktifis 1998 atas Dirinya ke KPK, Gibran: Malah Ada Dana Lebih Besar untuk Bisnis Lain.

- Rabu, 19 Januari 2022 | 07:05 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. / Antara/Arnidhya Nur Zhafira/pikiran-rakyat.com
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. / Antara/Arnidhya Nur Zhafira/pikiran-rakyat.com

SABAKOTA.ID – Persoalan dilaporkannya dua putra Presiden Jokowi ke KPK berkaitan dengan kecurigaan memperoleh suntikan dana  tidak halal, terus juga bergulir menyasar hal-hal lainnya.

Namun Gibran Rakabuming Raka yang menjadi pokok pembicaraan juga dengan santai terus menjawab pertanyaan demi pertanyaan wartawan seolah tanpa beban di dalam pikirannya.

Putra tertua Jokowi yang juga Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka menanggapi terkait dana Rp71 miliar yang dicurigai merupakan hasil dari praktik KKN.

Baca Juga: Menpan RB Tjahyo Kumolo: Pemerintah Batasi Bereskan Status Pegawai Honorer Hingga Tahun 2023

Sebelumnya, Gibran Rakabuming bersama adiknya Kaesang Pangarep dilaporkan dosen UNJ, Ubedilah Badrun kepada KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi atau pencucian uang yang berkaitan dengan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Dugaan praktik KKN tersebut mengaitkan adanya relasi bisnis antara Gibran Rakabumingdan juga Kaesang Pangarep yang namanya turut dilaporkan ke KPK dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Masyarakat Indonesia Tidak Panik Hadapi Omicron

Kecurigaan Ubedilah Badrun muncul dengan adanya suntikan dana dengan jumlah Rp.71 miliar untuk bisnis es doger yang dimiliki Gibran.

"Bisnis es doger itu 'kan sudah lama, kok baru, bagaimana? Suntikan dana sebesar Rp.71 miliar itu berasal dari Venture Capital. Kayak gitu kerjanya, untuk pembukaan cabang, biasa," kata Gibran seperti dikutip media online pikiran-rakyat.com dari Antara.

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

Presiden Joko Widodo Kembali ke Tanah Air

Selasa, 17 Mei 2022 | 06:56 WIB
X