• Senin, 23 Mei 2022

Bupati Langkat Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap. KPK Amankan Rp. 786 Juta

- Kamis, 20 Januari 2022 | 06:58 WIB
Bupati Langkat Sumatera Utara Terbit Rencana Perangin Angin
Bupati Langkat Sumatera Utara Terbit Rencana Perangin Angin

SABAKOTA.ID  - Bupati Langkat Sumatra Utara ditangkap KPK.  Itulah head line yang beredar dibanyak media. Bakhkan  Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin Bersama Kepala Desa Balai Kasih, Iskandar DA sempat kabur saat akan ditangkap penyidik  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto memastikan tidak ada kebocoran informasi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut. Terbit Rencana dan Iskandar DA disebut sempat kabur dari rumah pribadinya saat hendak ditangkap KPK.

"Pertama masalah adanya indikasi kebocoran, sebenarnya tidak bersumber dari mana-mana, tapi dari lapangan saja," kata Karyoto dalam konferensi persnya, Kamis (20/1/2022) dini hari pukul 02.00 WIB.

Baca Juga: Sarinah Dikembangkan Jadi Tempat Hits Baru di Jakarta

Karyoto menduga Terbit Rencana sempat diberikan informasi oleh tersangka lainnya. Namun, KPK belum memastikan kebenaran itu

"Ketika orang sudah ditangkap, ya kepanikan orang itu akan terlihat kemana-mana. Mungkin satu yang sempat pegang handphone, langsung memberi tahu dan lain-lain, kami belum pastikan," katanya.

Karyoto menegaskan tak ada kebocoran informasi yang berasal dari pihak internal KPK.

"Tidak ada kebocoran dari mana-mana, apalagi dari dalam, tidak ada," ujarnya.

Baca Juga: Dalam Kunjungan ke Surakarta Puan Maharani Resmikan Rusun Ponpes untuk Santri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebanyak Rp786 juta saat menangkap Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin dan sejumlah pihak lain dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Langkat, Sumatera Utara, pada Selasa (18/1/2022).

Selain Terbit, terdapat tujuh orang lainnya yang dibekuk tim satgas dalam OTT tersebut.

"Para pihak yang ditangkap beserta barang bukti uang dengan sejumlah Rp 786 juta kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (20/1/2022) dini hari.

Baca Juga: Unsiq Wonosobo Selesaikan Penulisan Mushaf Al Qur’an Akbar ke 11

Ghufron menjelaskan, bukti uang tersebut diduga hanya sebagian kecil dari sejumlah penerimaan Terbit Rencana lewat orang-orang kepercayaannya. Adapun para pihak yang terjerat OTT saat itu kemudian diamankan di Polres Binjai, sebelum kemudian dibawa ke Jakarta.

Uang itu sendiri diduga terkait dengan suap untuk Terbit Rencana dalam hal pengerjaan proyek di Kabupaten Langkat untuk tahun anggaran 2020-2022.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: YouTube KPK RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Joko Widodo Kembali ke Tanah Air

Selasa, 17 Mei 2022 | 06:56 WIB
X