• Sabtu, 20 Agustus 2022

Pasca Penetapan Sebagai Tersangka, Bharada E Langsung Ditahan di Mabes Polri

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 07:17 WIB
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian

SABAKOTA.ID JAKARTA - Pertanyaan publik tentang status Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E  yang tidak jelas hingga kurang lebih 25 hari pasca terbunuhnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akhirnya terjawab.

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka atas tewasnya Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada hari Rabu (3/8/2022).

Ditegaskan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian bahwa Bharada E akan ditahan usai dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka.

“Bharada E sekarang ada di Bareskrim setelah ditetapkan tersangka tentu dilanjutkan pemeriksaan sebagai tersangka dan akan langsung kita tangkap dan ditahan,” ujar Andi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu malam.

Baca Juga: Ketegangan AS dan Tiongkok Berdampak Jatuhnya Wall Streets

Bharada E menjalani pemeriksaan sejak pagi hari hingga malam ditetapkannya Bharada E sebagai tersangka terkait kasus terbnuhnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo tanggal 8/7/2022 lalu.

Penjelasan awal polisi menyebutkan bahwa Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E . Polisi menyampaikan bahwa baku tembak dipicu dugaan pelecehan Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, PC. Selain itu, Brigadir J juga disebut mengancam PC dengan menodongkan pistol.

Baca Juga: Jelang Akhir Pembahasan RKUHP, Presiden Minta Jajaran Pemerintah Masifkan Pemahaman Masyarakat

Namun, pihak keluarga Brigadir J merasa ada yang janggal soal penyebab kematian. Sebab, pihak keluarga menemukan luka selain tembakan di jenazah Brigadir J.

Penetapan tersangka Bharada E pun berdasarkan laporan dari keluarga Brigadir J. Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dalam rilis penetapan tersangka tersebut, Polri belum menjelaskan kronologi peristiwa tewasnya Brigadir J, apakah masih sama dengan rilis sebelumnya atau ada fakta terbaru hingga penyidik menggunakan Pasal 338 KUHP Jo jo 55 dan 56 KUHP.**


Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Konferensi Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nasib Putri Chandrawati Ditentukan Besok Jumat

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:22 WIB
X