• Selasa, 27 September 2022

Pencatatutan Nama Penyelenggara Pemilu Bisa Dipidanakan

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 07:02 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang

SABAKOTA.ID JAKARTA - Sepanjang proses pendaftaran partai politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan pengawas pemilu (Bawaslu) mensinyalir ada sebanyak 275 penyelenggara pemilu yang dicatut namanya menjadi anggota atau pengurus partai politik di Sistem informasi Partai Politik (Sipol).

"Setidaknya terdapat 275 nama penyelenggara pemilu yang tercatat dalam keanggotaan dan kepengurusan parpol," kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja di Jakarta Senin (15/8/2022) lalu.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI  Junimart Girsang meminta Bawaslu melakukan investigasi dan upaya hukum atas temuan pencatutan nomor induk kependudukan (NIK) sebanyak 275 orang anggotanya oleh sejumlah parpol dalam masa pendaftaran peserta pemilu.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Minta PPATK Dilibatkan untuk Lacak Aliran Uang Pasca Kematian Brigadir J

Menurut dia, langkah tersebut perlu ditempuh karena aksi pencatutan NIK diduga dilakukan dengan sengaja sehingga pihak yang menjadi pelakunya dapat dipidanakan secara sendiri maupun bersama-sama.

"Ini bisa terjadi secara sistemik, masif, dan ada unsur kesengajaan untuk penyelundupan secara bersama-sama, dan tentunya bisa terancam pidana umum,” kata Junimart dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Karena itu, dia meminta Bawaslu harus segera mendalami motif yang memalukan tersebut dan memproses secara hukum untuk efek jera.

Baca Juga: Kompor Meledak Hanguskan Empat Rumah di Perkampungan Padat Tosari Wonosobo

Dia menjelaskan nantinya hasil pendalaman motif tersebut dapat dijadikan rujukan dalam menetapkan sanksi tegas berupa diskualifikasi parpol maupun pemecatan terhadap oknum penyelenggara.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puan dan Cak Imin Mengaku Saudara dan Akan Saling Dukung

Senin, 26 September 2022 | 09:34 WIB

Belum Penuhi Panggilan KPK, Lukas Enembe Beralasan Sakit

Minggu, 25 September 2022 | 06:01 WIB

KPK Sedih Masih Terjadi Jualbeli Hukum di Mahkamah Agung

Jumat, 23 September 2022 | 06:28 WIB
X