• Minggu, 27 November 2022

Koalisi Masyarakat Sipil Minta Presiden dan DPR Evaluasi KSAD karena Tidak Profesional

- Sabtu, 17 September 2022 | 19:11 WIB
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. /Dok. Dispenad/pikiran-rakyat.com
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. /Dok. Dispenad/pikiran-rakyat.com

SABAKOTA.ID JAKARTA - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mendesak Presiden Joko Widodo dan DPR, agar segera mengevaluasi kinerja Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman.

Menurut mereka, cara Dudung merespons kritik yang disampaikan anggota Komisi I, Effendi Simbolon, tidak tepat.

Tidak hanya itu, Dudung terungkap mengarahkan prajurit TNI AD agar melayangkan protes secara terbuka ke politikus PDI Perjuangan itu, dan menuntut permintaan maaf.

Mantan Pangkostrad itu emosi lantaran mendengar kritik Effendi yang menyebut TNI seperti gerombolan dan melebihi ormas. 

"Koalisi menilai, tindakan KSAD atas pandangan seorang anggota DPR sebagai bentuk pembangkangan terhadap otoritas sipil. Tindakan itu tidak bisa dibenarkan dengan dalih dan alasan apapun," ungkap koalisi yang terdiri dari sejumlah LSM, dalam pernyataan tertulis, Jumat (16/9/2022). 

Baca Juga: Jokowi Bantah akan Maju sebagai Cawapres dalam Pilpres 2024

Mereka menilai sikap yang ditunjukkan Dudung adalah cerminan dari tentara berpolitik, dan tak menghormati supremasi sipil.

"Itu bukan sikap tentara yang profesional," kata koalisi.

Koalisi menilai yang dilakukan Effendi sudah sesuai tupoksi karena sebagai anggota DPR. Dia menjalankan fungsinya sebagai pengawas institusi militer. Maka, pernyataan Effendi merupakan bagian dari otoritasnya sebagai anggota DPR dalam mengawasi TNI.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Kebakaran, Tak Ada Korban

Jumat, 25 November 2022 | 06:50 WIB

Mahfud MD Diusulkan Musra sebagai Capres

Senin, 21 November 2022 | 08:09 WIB
X