• Selasa, 27 September 2022

KPK Masih Tunggu Niat Baik Gubernur Papua Lukas Enembe untuk Serahkan Diri

- Rabu, 21 September 2022 | 06:08 WIB
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) di Jakarta
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta

SABAKOTA.ID JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memutuskan untuk menempuh cara penjemputan paksa terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal itu disebabkan kondisi keamanan di Papua sedang memanas disebabkan banyaknya massa yang membela Lukas Enembe.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan KPK melihat situasi dan kondisi kemanan di Papua masih belum memungkinkan untuk melakukan penjemputan paksa.

Baca Juga: Di Jatim, Prabowo Mampu Unggul Tipis atas Ganjar Pranowo dalam Ajang Pilpres

Sekarang, KPK masih menunggu itikad baik dari Lukas Enembe.

"Kita lihat situasi, nggak mungkin kita paksakan kalau di sana situasinya seperti itu," ungkap Alex kepada wartawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Alex kembali menuturkan, KPK siap mengambil langkah agar jangan sampai terjadi hal yang tak diinginkan dari penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe.

Baca Juga: Terdampak Ekonomi Global, Shoppe Indonesia Lakukan PHK Karyawan

KPK juga tidak ingin terjadi kerusuhan atau pertumpahan darah dari penjemputan paksa terhadap Lukas Enembe.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puan dan Cak Imin Mengaku Saudara dan Akan Saling Dukung

Senin, 26 September 2022 | 09:34 WIB

Belum Penuhi Panggilan KPK, Lukas Enembe Beralasan Sakit

Minggu, 25 September 2022 | 06:01 WIB

KPK Sedih Masih Terjadi Jualbeli Hukum di Mahkamah Agung

Jumat, 23 September 2022 | 06:28 WIB
X