• Selasa, 27 September 2022

KPK Sedih Masih Terjadi Jualbeli Hukum di Mahkamah Agung

- Jumat, 23 September 2022 | 06:28 WIB
Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia di Jakarta
Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia di Jakarta

SABAKOTA.ID JAKARTA - Tertangkapnya seorang Hakim Agung dan beberapa panitera di Mahkamah Agung (MA), membuat sedih pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Oleh sebab itu, KPK mengharapkan penangkapan tersebut menjadi yang terakhir terhadap insan hukum.

"KPK bersedih harus menangkap hakim agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga: Menko Polhukam Mahfud MD : Pada zaman Pak SBY juga Banyak Kecurangan

Dilanjutkan oleh Gufron bahwa KPK sangat perihatin karena para penegak hukum masih menjualbelikan hukum.

"KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yang semestinya berdasar bukti, tetapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi pilar keadilan bagi bangsa, ternyata menjualnya dengan uang," sambungnya.

Padahal, kata Ghufron, KPK sebelumnya juga telah memberikan penguatan integritas di lingkungan MA, baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya.

"Harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar, jangan hanya 'kucing-kucingan'. Berhenti sejenak ketika ada penangkapan, namun kembali kambuh setelah agak lama," tambah Ghufron.

Baca Juga: Kejaksaan Agung Bidik Impor Garam 2016-2022, Ada Indikasi Korupsi

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Keterangan pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puan dan Cak Imin Mengaku Saudara dan Akan Saling Dukung

Senin, 26 September 2022 | 09:34 WIB

Belum Penuhi Panggilan KPK, Lukas Enembe Beralasan Sakit

Minggu, 25 September 2022 | 06:01 WIB

KPK Sedih Masih Terjadi Jualbeli Hukum di Mahkamah Agung

Jumat, 23 September 2022 | 06:28 WIB
X