• Minggu, 27 November 2022

Tidak Patuhi Panggilan KPK, Kuasa Hukum Lukas Enembe Bisa Kena Pasal Obstruction of Justice

- Selasa, 27 September 2022 | 07:10 WIB
Juru Bicara KPK Ali Fikri
Juru Bicara KPK Ali Fikri

SABAKOTA.ID JAKARTA - Presiden Joko Widodo juga mengingatkan bahwa semua warga negara mempuntyai kedudukan yang sama dalam hukum.  Oleh sebab itu, Joko Widodo meminta agar semua pihak mematuhi ketentuan itu.

“Saya kira proses hukum yang ada di KPK semuanya harus menghormati. Semua sama di mata hukum. Saya sudah sampaikan juga agar semuanya menghormati panggilan dari KPK, menghormati proses hukum yang ada di KPK,” tandasnya saat berada di Halim Perdana Kusuma Jakarta, Senin (26/9/2022).

Pernyataan Presiden itu diarahkan untuk menjawab ketidakpatuhan tersangka korupsi dan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe terhadap panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir J dan Obstruction of Justice Sudah di Kejaksaan Agung

Ketidakpatuhan tersangka maupun kuasa hukum Lukas Enembe menyebabkan KPK memberikan peringatan keras kepada kedua belah pihak.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe dalam pasal menghambat proses penyidikan (obstruction of justice) yang dilakukan KPK.

"KPK berharap peran kuasa hukum seharusnya bisa menjadi perantara yang baik agar proses penanganan perkara berjalan efektif dan efisien. Bukan justru menyampaikan pernyataan yang tidak didukung fakta sehingga bisa masuk dalam kriteria menghambat atau merintangi proses penyidikan yang KPK tengah lakukan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Puan dan Cak Imin Mengaku Saudara dan Akan Saling Dukung

Ia pun mengingatkan ancaman pidana penjara yang bisa dikenakan terhadap tersangka obstruction of justice maksimal 12 tahun. 

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Keterangan pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Kebakaran, Tak Ada Korban

Jumat, 25 November 2022 | 06:50 WIB

Mahfud MD Diusulkan Musra sebagai Capres

Senin, 21 November 2022 | 08:09 WIB
X