• Selasa, 27 September 2022

Usai Viral Ditumbuhi Rumput di Bagian Atasnya, Tugu Perjuangan Wonosobo Kini Dibersihkan dan Dicat Ulang

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:54 WIB
Tugu Perjuangan yang berada di Bunderan Sapen Wonosobo dicat ulang karena kondisinya yang sudah kusam dan banyak cat yang mengelupas. (agus hidayat)
Tugu Perjuangan yang berada di Bunderan Sapen Wonosobo dicat ulang karena kondisinya yang sudah kusam dan banyak cat yang mengelupas. (agus hidayat)

SABAKOTA.ID-Usai viral di media massa tentang banyaknya rumput yang tumbuh dan menutupi patung burung garuda, Sabtu 13 Agustus 2022 dilakukan pembersihan dan pengecatan ulang tugu perjuangan Wonosobo.

Pengecatan tersebut dilakukan oleh beberapa unsur baik TNI, OPD seperti BPBD,Dinas PUPR , Dishubperkim maupun berbagai ormas yang terlibat dalam kegiatan itu.

Untuk menjangkau bagian atas tugu digunakan mobil crane milik Dishubperkim Kabupaten Wonosobo.

Danramil Wonosobo, Kapten Inf Sugeng memimpin langsung pengecatan tersebut sejak pagi hingga siang.

Baca Juga: Pohon Tumbang Timpa Pengendara Sepeda Motor, Tiga Orang Luka Luka

Sebelumnya kondisi tugu perjuangan yang ditumbuhi rumput dan tanaman pakis di bagian atasnya sempat viral di beberapa media sosial. Terlihat juga  tugu perjuangan tersebut terlihat kusam dengan banyaknya cat yang sudah mengelupas di badan tugu sehingga mengurangi keindahan.

Bahkan lebih ironis dibagian atas tugu tumbuh rumput dan tanaman pakis sehingga menutupi patung burung garuda.

" Rumput yang tumbuh ditas tugu seperti sarang burung untuk berteluar," ujar Bedeng, salah seorang inisiator kegiatan tersebut.

Baca Juga: Mendadak Dicopot, Deolipa Minta Bayaran 15 Triliyun

Danramil 01 Wonosobo Kapten Inf Sugeng menyampaikan apresiasi semua pihak yang sudah berpartisipasi pada kegiatan pengecatan tugu tersebut sehingga terlihat lebih indah dan bersih.

Halaman:

Editor: Agus Hidayat

Sumber: Liputan

Tags

Terkini

Dedi Mulyadi Digugat Cerai Anne Ratna Mustika

Jumat, 23 September 2022 | 08:25 WIB

8 Anak Di Bawah umur Jadi Korban Ekploitasi Seksual

Kamis, 22 September 2022 | 06:05 WIB
X