• Minggu, 27 November 2022

Jelang Pilkades Serentak di Rembang, Calon Kepala Desa Ikrar Damai

- Minggu, 25 September 2022 | 07:19 WIB
Para calon kades melakukan ikrar damai sebelum bertarung
Para calon kades melakukan ikrar damai sebelum bertarung

SABAKOTA.ID REMBANG - Seluruh calon kepala desa diminta tidak menghitung untung rugi. Pasalnya ketika calon kades melakukan hal itu, maka sangat rentan berhadapan dengan hukum, saat terpilih kelak.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz, pada Ikrar Damai calon kepala desa di Pendapa Museum RA Kartini, Jumat (23/9/2022). Menurutnya, antara pengeluaran calon kades, dengan gaji yang diperoleh saat menjabat, tidak sebanding.

“Keluar Rp200 juta mesti luwih, tapi gajine mok piro (keluar uang pasti lebih dari Rp200 juta, tetapi gajinya cuma seberapa),” ungkapnya.

Baca Juga: Perilaku Arogan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Berujung Di Proses Hukum. Partai Golkar Minta Maaf

Bupati mencontohkan, sama halnya ketika ia mencalonkan diri menjadi bupati, jika dibandingkan dengan gaji yang diterima, tidak akan sebanding. Apalagi secara moril, hampir setiap hari dihujat masyarakat.

Untuk itu, sebagai bagian proses demokrasi di Indonesia, bupati meminta, agar pelaksnaan Pilkades harus dijaga dan dihormati, demi menciptakan kerukunan di masyarakat.

“Jangan sampai nanti hanya karena pilkades, tetapi bisa memecah belah antaranak bangsa, antarmasyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: 8 Anak Di Bawah umur Jadi Korban Ekploitasi Seksual

Lebih lanjut, bupati juga meminta, kerukunan di masyarakat harus ditunjukan oleh masing-masing calon kepala desa. Dengan begitu, masyarakat dapat menilai calon yang pantas untuk menjadi pemimpin di desa.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: jatengprov.go.id

Tags

Terkini

Truk Oleng, 7 Sepeda Motor Jadi Korban

Kamis, 24 November 2022 | 06:35 WIB

Cabuli Anak-anak, Tukang Cukur Digelandang Polisi

Senin, 21 November 2022 | 08:59 WIB

Yunita Dyah Suminar Dilantik Jadi Pj Bupati Cilacap

Senin, 21 November 2022 | 07:20 WIB
X