Sediaan obat sirop umumnya terasa manis, sehingga rentan ditelan dalam jumlah banyak secara sengaja atau tidak sengaja, terutama oleh anak-anak. Padahal, menelan etilen glikol bisa berbahaya dan berisiko menyebabkan kerusakan organ, terutama ginjal.

Baca Juga: Cara Mudah Jaga Kadar Kolesterol dengan Konsumsi Teh Hitam

Gejala efek samping etilen glikol umumnya muncul melalui tiga tahapan. Pada tahap pertama, gejala pertama keracunan etilen glikol menyerupai tanda mabok alkohol, seperti rasa kantuk, sakit kepala, gelisah, mual, muntah, gangguan bicara, dan gangguan koordinasi tubuh.

Gejala berat mulai dirasakan setelah 12 jam etilen glikol tertelan. Pada tahap kedua ini, keracunan etilen glikol dapat menimbulkan gangguan fungsi organ, meliputi ginjal, hati, paru-paru, jantung, dan otak.

Jika terlambat terdeteksi atau tidak diobati, etilen glikol yang tertelan dapat menimbulkan efek keracunan yang fatal, yaitu hipertensi atau hipotensi, edema paru, kerusakan otak, bahkan kegagalan organ seperti gagal jantung dan gagal ginjal akut.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Daun Mimba. Diabetes Bisa Disembuhkan

Efek samping etilen glikol pada ginjal dapat terjadi pada tahap ketiga, yaitu 24–72 jam setelah etilen glikol tertelan. Dampaknya berupa gagal ginjal akut dengan tanda berikut ini: