• Selasa, 31 Januari 2023

Habis Imlek Datanglah Cap Go Meh. Perayaan Penuh Atraksi

- Senin, 23 Januari 2023 | 08:51 WIB
Ilustrasi kemeriahan perayaan Cap Go Meh
Ilustrasi kemeriahan perayaan Cap Go Meh

SABAKOTA.ID JAKARTA - Masyarakat Indonesia secara umum sudah mengetahui bahwa disamping perayaan Hari Raya Imlek sebagai perayaan tahun baru China, ada juga sebuah perayaan yang menjadi tradisi masyarakat China setelah Imlek.

Perayaan yang dimaksud itu adalah perayaan Cap Go Meh. Menurut sejarah, perayaan Cap Go Meh telah dilakukan sejak abad ke-7 Masehi pada masa Dinasti Han di Tiongkok, terutama saat migrasi masyarakat Tionghoa ke wilayah bagian selatan China, dan akhirnya sampai juga di wilayah Indonesia.

Perayaan diadakan bersama oleh raja dan masyarakatnya pada malam tanggal ke-15 bulan pertama penanggalan Tionghoa.

Baca Juga: 7 Wisata Religi Terpopuler di Jawa Timur, Nomor 6 Ada Hubungannya Dengan Cirebon

Beberapa sumber ada yang menyebut bahwa perayaan Cap Go Meh bertujuan untuk menghormati dewa tertinggi di Dinasti Han.

Jika biasanya orang Tionghoa akan datang ke Klenteng atau Vihara untuk berdoa pada saat Imlek, maka pada saat Cap Go Meh mereka akan mengadakan pertunjukan atau atraksi barongsai atau lampion.

Tarian barongsai selalui dipertunjukkan di setiap acara penting, terutama Cap Go Meh, karena dipercaya bisa menghalau setan dan sebagai perwujudan doa agar mendapat keberuntungan serta keselamatan.

Baca Juga: 5 Kecamatan di Majalengka Ini Penghasil Wanita Cantik, Ada Silsilah Kerajaan

Selain atraksi barangsai, saat Cap Go Meh, biasanya diadakan festival pada malam hari dan sangat identik dengan upacara pelepasan lentera ke udara, sehingga Cap Go Meh dikenal juga sebagai perayaan lampion.

Halaman:

Editor: Sarwanto Priadi

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Utari Lukita Juara Lengger Idol Kabupaten Wonosobo

Sabtu, 24 Desember 2022 | 09:18 WIB

4 Poin Penting Pesan Natal Bersama KWI dan PGI

Selasa, 20 Desember 2022 | 06:46 WIB
X